Minggu, 10 Mei 2020

MY HOMETOWN 2 FROM MAJ NANI

Mei 11, 2020

My Hometown Pringsewu Lampung


Pringsewu Lampung is my second hometown besides Yogyakarta, there where we stopped relieving fatigue from our busy day-to-day work demands. The weather there at this time was experiencing the rainy season, if not the rainy season the air feels hot during the day. At night  it feels cold, and we can only go home once a year to celebrate the Muslim Victory, the Eid al-Fitr. But in Eid-ul-Fitr, it seems that we can not return to our hometown, due to a corona virus outbreak.

Pringsewu lampung merupakan kampung halaman saya yang kedua selain Yogyakarta, disana tempat kami singgah melepas kepenatan dari sibuknya tuntutan kerja kami sehari-hari. Cuaca disana pada saat ini sedang mengalami musim hujan, kalau sedang tidak musim hujan udaranya terasa panas di siang hari. Pada malam harinya terasa dingin, dan kami hanya bisa pulang setahun sekali pada saat merayakan kemenangan umat Muslim yaitu Hari Raya Idul Fitri. Tetapi pada Idul Fitri tahun ini sepertinya kami tidak bisa pulang ke kampung halaman, dikarenakan adanya wabah penyakit virus corona.

The development in Pringsewu Lampung is quite fast due to the very rapid distribution, there are still many rice fields there and most of the population's livelihoods there are mainly farming and trading. There are also residents who have handicraft making tiles, brick and brown sugar. Residents there also have a farm, they on average have a large lots of small holes and are in the middle of rice fields used for breeding swiftlet nests because there are many swiftlet birds flying. I want to develop agriculture because there are still a lot of vacant land that can be used as rice fields

Perkembangan di Pringsewu Lampung cukup cepat dikarenakan pemerataan penduduk yang sangat pesat, masih banyak persawahan disana dan mata pencarian penduduk disana sebagian besar bertani dan berdagang. Disana juga penduduknya memiliki kerajinan membuat genteng, bata merah, dan gula merah. Penduduk disana juga memiliki peternakan, mereka rata-rata memiliki gedung kosong yang menjulang tinggi besar banyak lubang-lubang kecil dan berada di tengah-tengah sawah dipergunakan untuk penangkaran sarang burung walet karena disana banyak burung-burung walet beterbangan. Saya berkeinginan mengembangkan pertanian karena disana masih banyak lahan kosong yang bisa dijadikan persawahan.


Most of the architects for their houses are modern, just like buildings in general, but there are still some or some of them that still have houses like the original Lampung building, that is houses on stilts.

Untuk arsitek bangunan rumahnya sebagian besar sudah modern sama seperti bangunan-bangunan pada umunya, tetapi masih ada atau beberapa sebagian saja yang masih memiliki rumah seperti bangunan asli lampung yaitu rumah panggung.


There is indeed a name there Lampung but residents who inhabit settlements in the area where I am an average of migrants who come from the land of Java. Maybe indeed because there used to be something called a village bedol or commonly called transmigration, namely the movement of people from one area to another or a village to another village, so the majority of the inhabitants who occupy are Javanese, especially Central Java.

Disana memang namanya lampung tetapi penduduk yang mendiami pemukiman didaerah tempat saya rata-rata pendatang yang berasal dari tanah jawa. Mungkin memang karena dulu pernah ada yang namanya bedol desa atau yang biasa dinamakan transmigrasi yaitu perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lainnya atau suatu desa ke desa lainnya, makanya penduduknya mayoritas yang menempati adalah suku jawa terutama Jawa Tengah.


That's my hometown, the little town in Lampung is called Pringsewu.

Demikianlah kampung halaman saya kota kecil di Lampung yang namanya Pringsewu.

Teacher : Nani Kusmiyati, S.Pd., M.M.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MY IMPRESSION STUDYING ONLINE FOR 3 MONTHS FROM MAJ NANI

Juni 15, 2020 My Impression Studying Online For 3 Months Kesan saya belajar online selama 3 bulan.  This is the first time I have ex...