Juni 10, 2020
LEARN TO USE ONLINE MEDIA
BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA ONLINE
Covid pandemic era greatly influenced all activities and activities in this Country of Indonesia. Covid-19 pendemi this has a very big influence, it can paralyze economic activities such as limited trading activities and has a very fantastic impact that is with a lot of reduction in labor or even to the dismissal of labor, limited public transportation and even inter-city and inter-provincial transportation so the occurrence of vehicles and road volume limitations appear to be free, not crowded and not crowded like usual days before the covid-19 pandemic, also limited attendance for goverment agencies and private agencies with WFH put in place in other words Work From Home who does work at home and WFO in other words Work From Office who conducts activities in the office that serves to reduce the spread of the covid-19 virus.
Dimasa pandemi Covid-19 ini sangat mempengaruhi semua kegiatan dan aktifitas yang ada di negara Indonesia ini. Pandemi Covid-19 ini mempunyai pengaruh yang sangat besar, dia dapat melumpuhkan kegiatan perekonomian seperti dibatasinya kegiatan perdagangan dan mempunyai dampak yang sangat fantastis yaitu dengan banyaknya pengurangan tenaga kerja atau bahkan sampai pemberhentian tenaga kerja; dibatasinya angkutan umum bahkan angkutan antar kota dan antar provinsi sehingga terjadinya keterbatasan volume kendaraan dan jalanan terlihat senggang, tidak ramai serta tidak padat seperti hari hari biasanya sebelum terjadi pandemi covid-19; dibatasi pula kehadiran absensi untuk instansi terkait baik itu instansi pemerintahan maupun swasta dengan diberlakukanya WFH dengan kata lain Work From Home yang melakukan kegiatan bekerja dirumah dan WFO dengan kata lain Work From Office yang melakukan kegiatan bekerja dikantor yang berfungi untuk mengurangi penyebaran Virus Covid-19 ini.
This Covid-19 pandemic can also paralyze education, which means that education isn't running at all, but the education is still running and the process isn't through teaching and learning at school or higher education, but rather by way of teaching and learning through online media. Many online media applications that offer teaching and learning processes, we just choose which applications are used by our teachers. So it doesn't mean that during the covid-19 era, we were lazy to study and the knowledge could be sought not only at school or campus, but at home, we could study, by searching or digging infoermation through online media, watching television, reading newspaper, etc. So that we don't miss the information that is currently circulating at this time
Pandemi covid-19 ini juga bisa melumpuhkan pendidikan, yang berarti bukan sama sekali pendidikan tidak berjalan sebagaimana mestinya tetapi pendidikan ini tetap berjalan dan proses nya tidak melalui belajar mengajar di sekolahan atau diperguruan tinggi, melainkan dengan cara proses belajar mengajar melalui media online seperti program WA, Classroom, Zoom, dll yang telah disediakan oleh aplikasi media online. Banyak aplikasi media online yang menawarkan proses belajar mengajar, tinggal kita memilih aplikasi mana yang digunakan oleh pengajar kita. Jadi bukan berarti pada masa pandemi covid-19 ini kita bermalas malasan untuk menuntut ilmu dan ilmu itu dapat dicari bukan hanya di sekolah atau dikampus-kampus tetapi dirumah pun kita dapat menuntut ilmu yaitu dengan cara mencari atau menggali informasi melalui media online, menonton Televisi, membaca surat kabar, dll agar kita tidak ketinggalan informasi informasi yang sedang beradar pada saat ini.
As said Ali bin Abi Thalib RA, who once shared wise advice to Kamil bin Ziyad's son in law of Rasulullah, "Remember that knowledge is more valuable than treasure. Science will protect you, while you guard that treasure. Science will rule, in matters of wealth you often control. And, wealth will be reduced by spending, while knowledge will increase if often distributed."
Seperti kata Ali bin Abi Thalib RA, yang pernah berbagi petuah bijak kepada Kamil bin Ziyad menantu Rasulullah tersebut, "Ingatlah bahwa ilmu itu lebih berharga dari harta. Ilmu akan menjagamu, sementara engkau menjaga harta itu. Ilmu akan berkuasa, padahal harta sering engkau kuasai. Dan, harta akan berkurang dengan dibelanjakan, sementara ilmu semakin bertambah jika sering disalurkan".
Teaching and learning activities through online media has it's advantages and disadvantages, for the advantages that in this pandemic era the teaching and learning process through online media is very necessary in order to reduce the spread of the covid-19 virus that is endemic, the best way is that we stay at home, reduce activities outside the home or keep a safe distance to a while in order to break the distribution chain of covid-19. And the drawback is the number of assignments given by the teacher to students, and when students don't understand the assignment or some don't understand so confused asking their teacher, the teacher will explain or explain having difficulties because they can't explain or explain directly to his student.
Kegiatan belajar mengajar melalui media online ada kelebihanya dan ada pula kekuranganya, untuk kelebihanya yaitu di era pandemi ini proses belajar mengajar lewat media online sangatlah diperlukan agar mengurangi penyebaran virus covid-19 yang sedang mewabah, jalan terbaiknya yaitu kita berdiam diri dirumah, mengurangi aktivitas diluar rumah atau jaga jarak aman untuk sementara waktu agar dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19. Dan kekuranganya yaitu banyaknya tugas tugas yang diberikan oleh pengajar kepada siswanya, dan pada saat siswanya tidak faham dengan tugas tersebut atau ada yang tidak mengerti jadi bingung bertanya kepada gurunya, gurunya pun akan menjelaskan atau menerangkanya mengalami kesulitan karena tidak bisa menjelaskan atau menerangkan secara langsung kepada muridnya.
However we must continue to study and study, because ignorance is the most frightening thing. In fact, this is considered to be the greatest disaster among other disasters. Everyone doesn't want to be stupid. The way to avoid ignorance is to continually add insight and knowledge.
"The disaster caused by ignorance is as much a disaster as a human being". (Al-Ghozali)
walau bagaimanapun kita harus tetap belajar dan menuntut ilmu, karena kebodohan adalah hal yang paling menakutkan. Bahkan, ini dianggap sebagai bencana yang paling besar diantara bencana yang lainnya. Setiap orang pasti tidak ingin menjadi bodoh. Cara yang harus dilakukan untuk menghindari kebodohan adalah dengan terus menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.
" Bencana akibat kebodohan adalah sebesar-besar musibah seorang manusia." (Al-Ghozali)
How important science is so that it has to do with religion. Even people who have religion without knowledge are like blind people. While people who have high knowledge and insight if not religious, they are likened to a paralyzed person.
"Science without religion is paralyzed, religion without science is blind". (Albert Einstein)
Betapa pentingnya ilmu pengetahuan sehingga ada kaitannya dengan agama. Bahkan, orang yang beragama tanpa memiliki ilmu pengetahuan ibarat orang buta. Sedangkan orang yang memiliki ilmu pengetahuan dan wawasan tinggi apabila tidak beragama ia diibaratkan seperti orang lumpuh.
"Ilmu pengetahuan tanpa agama lumpuh, agama tanpa ilmu pengetahuan buta". (Albert Einstein)
Nabi Shallallahu'alihi Wasallam said :
"If human dies then his deeds are broken except for three things : Sadaqah jariyah, knowledge that has been taken and righteous children who pray for him", (HR. Muslim)
How could we not want to be someone who has broad knowledge and insight. And we will get an unbroken reward when we have died if we have the knowledge and practice it.
Nabi Shallallahu'alihi Wasallam bersabda :
"Jika manusia meninggal dunia maka putuslah amalnya kecuali tiga hal : Shadaqah jariyah, ilmu yang diambil manfaat dan anak shalih yang mendoakannya." (HR.Muslim)
Bagaimana mungkin kita tidak ingin menjadi orang yang memiliki ilmu dan wawasan yang luas. Dan kita akan mendapatkan pahala yang tak terputus saat kita sudah meninggal apabila memiliki ilmu pengetahuan dan mengamalkannya.
Then in the covid-19 ra pandemic this isn't an obstacle for us to study and seek knowledge, because learning and searching for knowledge isn't difficult and is spread everywhere. We can get insights and knowledge from the surrounding environment as long as we want to read various sources of books, internet, newspapers, or others. Besides, we can hear stories from someone's experiences about something.
"Science is everywhere, knowledge is everywhere, if we are willing to read, and are willing to listen". (Felix Siauw)
Maka di era pandemi covid-19 ini bukanlah menjadi halangan kita untuk belajar dan mencari ilmu pengetahuan, karena belajar dan mencari ilmu pengetahuan itu tidak sulit dan tersebar dimana-mana. Kita bisa memperoleh wawasan dan ilmu pengetahuan dari lingkungan sekitar asalkan mau membaca berbagai sumber buku, internet, koran atau yang lainnya. Selain itu, kita bisa mendengar cerita dari pengalaman seseorang tentang suatu hal.
"Ilmu itu ada dimana-mana, pengetahuan dimana-mana tersebar, kalau kita bersedia membaca, dan bersedia mendengar." (Felix Siauw)