Minggu, 17 Mei 2020

MY HOMETOWN 3 FROM MAJ NANI


Mei 18, 2020

My Hometown Pringsewu Lampung


Pringsewu Lampung is a city that is not so big, there are several means of transportation such as bicycles, rickshaws, motorcycles and car. There are not so many public transportation, once every two hours there are buses passing by. The buses used are small buses such as the kowanbisata bus, there are also large buses such as tourism buses and these buses are commonly used for public transportation across regions and even across provinces.

 Pringsewu Lampung adalah kota yang tidak begitu besar, disana terdapat beberapa alat transportasi seperti sepeda, becak, motor, dan mobil. Alat transportasi umum disana begitu banyak, bisa dua jam sekali baru ada bus yang lewat. Bus yang digunakan adalah bus kecil seperti bus kowanbisata, ada juga bus yang besar seperti bus pariwisata dan bus tersebut biasa digunakan untuk angkutan umum lintas daerah bahkan lintas provinsi.

Therefore, if we and our family go on vacation to Pringsewu, we must bring our own vehicle like a private car, if we don't bring our own vehicle, our addres will be difficult to travel. But there are also many private cars that are rented out like travel, for the rental fee is quite draining. So the safer and more economical expense is better to bring your own vehicle  for a vacation there.

Oleh karena nya kalau kami sekeluarga sedang berlibur ke Pringsewe harus membawa kendaraan sendiri seperti mobil pribadi, kalau tidak membawa kendaraan sendiri alamat kami akan susah bepergian. Tetapi disana banyak juga kendaraan mobil pribadi yang disewakan seperti travel, untuk ongkosnya sewanya lumayan menguras kantong. Jadi yang aman dan lebih menghemat pengeluaran lebih baik membawa kendaraan sendiri untuk berlibur kesana.

 There isi also a pedicab transportation, because pedicabs aren't allowed to pass on the highway. So pedicabs are usually only used  to go to the market or deliver from home to the highway. That sometimes makes us want to go back on vacation to Pringsewu because we can no longer meet transportation facilities  such as pedicabs in other areas.

Disana juga ada transportasi becak, karena becak tidak boleh lalu lalang dijalan raya. Jadi becak biasanya hanya digunakan untuk ke pasar atau mengantar dari rumah menuju ke jalan raya. Itu yang terkadang membuat kita jadi ingin kembali berlibur ke Pringsewu karena kita tidak bisa lagi menemui sarana transportasi seperti becak didaerah lain.



There is also a traditional market known as the Pringsewu market, many of us find a variety of items  there in the form of vegetables, clothing, food, children's toys, and others. The market isn't so far from home so if I go to the market using a pedicab, riding a pedicab is very exciting becuase we can freely see the scenery that we pass and the gentle breeze makes me sometimes sleepy when I'm riding a pedicab.

Disana juga ada pasar tradisional yang terkenal dengan sebutan Pasar Pringsewu, banyak kita temui berbagai barang disana berupa sayuran, pakaian, makanan, mainan anak-anak, dll. Pasarnya tidak begitu jauh dari rumah jadi saya kalau kepasar menggunakan becak, naik becak sangat mengasyikan karena kita bisa dengan leluasa melihat pemandangan yang kita lewati dan hembusan angin yang sepoy - sepoy membuat saya terkadang mengantuk kalau sedang naik becak.

In Pringsewu there is also a mall and there is only one mall there called mall chandra, because there is only one mall there so the mall there is never empty visitors are always crowded.  Not bad for entertainment in the area because at the mall there is a children's playground and after playing can go around for a while looking around, after tired of going around we can go to the usual eating places the children like to eat namely fried chicken.

Di Pringsewu juga ada mall dan hanya ada 1 mall disana namanya mall chandra, karena mall nya disana cuma 1 maka mall disana tidak pernah sepi pengunjung selalu ramai. Lumayan untuk hiburan di daerah karena di mall itu ada tempat bermain anak - anak dan setelah selesai bermain bisa keliling sebentar sambil melihat-lihat, setelah lelah berkeliling kita bisa menuju tempat makan yang biasa anak-anak suka makan yaitu ayam goreng.

That's the atmosphere in my hometown pringsewu Lampung.

Begitulah suasana dikampung halamanku Pringsewu Lampung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MY IMPRESSION STUDYING ONLINE FOR 3 MONTHS FROM MAJ NANI

Juni 15, 2020 My Impression Studying Online For 3 Months Kesan saya belajar online selama 3 bulan.  This is the first time I have ex...